Melalui video conference, Program Studi (Prodi) Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK) memberikan kuliah umum matakuliah PWKL4303 Perencanaan Tapak. Materi Kuliah umum disampaikan oleh Dr. Ir. Bambang Deliyanto, M.Si, yang merupakan dosen pada Prodi PWK. PWKL4303 Perencanaan Tapak merupakan salah satu matakuliah pendukung Tugas Akhir Program (TAP). Dalam paparannya, Dr. Ir. Bambang Deliyanto, M.Si. menyampaikan materi mengenai pengertian tapak, perencanaan tapak dan rencana tapak, dan tahap perencanaan tapak. Selain memberikan contoh penyusunan rencana tapak, dalam kuliah umum ini  mahasiswa juga diajak untuk melakukan latihan perencanaan tapak. Kuliah umum ini diberikan untuk memperkaya pengetahuan dan kemampuan mahasiswa dalam menguasai keterampilan perencanaan tapak, selain mengikuti tutorial tatap muka atau tutorial online, dimana mahasiswa berlatih melakukan praktek perencanaan tapak. Dalam perspektif Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), konsep dan interpretasi perancanaan tapak digunakan dalam membuat hasil rencana penataan ruang yang rinci atau detail misalnya dalam pembuatan RDTR (Rencana Detail Tata Ruang) atau rencana kawasan proyek tertentu. Jangkauan analisis dalam proses perencanaan selalu mencakup banyak hal seperti halnya kondisi demografi dan sosial budaya masyarakat setempat. Kajian ruang lingkup Perencanan Tapak mencakup beberapa aspek antara lain meliputi:

 

- Aspek Fisik Dasar yang meliputi beberapa hal yaitu: administratif, topografi, geologi, hidrologi, klimatologi, dan penggunaan lahan.

- Kerawanan Bencana.

 

-Analisis Lokasi dan Pola Keruangan, Pola hubungan ruang merupakan suatu bentuk yang menampilkan bahwa hubungan manusia dan ruang tidak dapat dipisahkan, karena

 manusia selalu berada didalam ruang dan melakukan aktifitas didalam ruang sehingga dapat membentuk hubungan antar ruang berkaitan dengan kegiatan yang dilakukan

 dalam ruang.

- Peraturan Zonasi, Perancangan tapak merupakan bagan dari ruang lingkup peraturan zonasi. Untuk mengetahui karakteristik tapak yang sebenarnya dapat dilihat dalam

 zonasi tapak. 

 

-Penggunaan Lahan, informasi tentang penggunaan lahan sangat dibutuhkan dalam proses perencanaan tapak. Penggunaan lahan di wilayah/kawasan perencanaan perlu

 diketahui secara teperinci, terutama untuk mengetahui rasio tutupan lahan, data penggunaan lahan juga perlukan untuk mengetahui pengelompokan peruntukan lahan

 termasuk aglomerasi fasilitas yang akan membentuk pusat kota serta bangunan-bangunan yang memerlukan persyaratan kemampuan lahan tinggi.

 

- Peraturan Pemerintah, berkaitan dengan perundangan-undagan maka semua hasil dari perencanaan tapak tidak boleh bertentangan dengan peraturan-peraturan terkait

 untuk mewujudkan hasil rencana yang sustainable (berkelanjutan).

 

- Kondisi Sosial Budaya, analisis aspek sosial budaya ini terdiri dari berasal macam indikator sosial budaya yang dipilih sehingga dapat memberikan gambaran baik secara

 langsung atau tidak langsung mengenal kondisi sosial budaya masyarakat di wilayah atau kawasan.

 

- Kondisi Ekonomi, dalam spesifikasi ilmu planologi biasanya indikator ekonomi dilakukan dengan bahan analisis LQ atau shift share untuk mengetahui sektor unggulan.

 

-Kependudukan, salah satu pertimbangan dalam melakukan perencanaan tapak adalah kondisi sumber daya manusia dalam cakupan aspek kependudukan.

 

-Ketersediaan dan Kelayakan Infrastruktur. dalam disiplin ilmu Planologi biasanya dalam menyediakan infrastruktur dengan asumsi jumlah penduduk yang menempati satuan

 wilayah.

 

Dalam kuliah umum ini, mahasiswa diberikan latihan untuk menata suatu kawasan yang dalam hal ini diperuntukkan sebagai kawasan wisata religi atau rohani dan cagar budaya, yaitu kawasan Makam Pangeran Jayakarta. Pemerintah Provinsi DKI merencanakan membangun berbagai fasilitas untuk menampung aktivitas penziarah yang datang ke kawasan ini, berdasarkan Keputusan Gubernur  Kepala Daerah Khusus Ibukota Jakarta Nomor 475 Tahun 1993, tanggal 29 Maret 1993 tentang Penetapan Bangunan-bangunan Bersejarah di Daerah Khusus Ibukota Jakarta sebagai Benda Cagar Budaya.

Sebagai bagian dari proses pembelajaran pada matakuliah PWKL4303 Perencanaan Tapak, diharapkan dengan memberikan kuliah umum yang dapat diikuti oleh seluruh mahasiswa dari seluruh UPBJJ, mahasiswa memperoleh penguatan terhadap penguasaan kompetensi dari matakuliah Perencanaan Tapak ini.

 

 

       

Berita

Seminar Nasional Matematika, Sains dan Teknologi d...
17 Oct 2017 06:41Seminar Nasional Matematika, Sains dan Teknologi dan IORA – ICOR 2017

  Kamis, 12 Oktober 2017, FMIPA – UT menyelenggarakan Seminar Nasional Matematika, Sains dan Teknologi, bersamaan dengan IORA International Conference on Operations Research (IORA ICOR 2017) [ ... ]

Pemodelan Stokastik Untuk Memacu Kemajuan Ilmu Pen...
05 May 2017 01:52

 “All models are wrong, but some are usefull”. Pernyataan dari Goerge E.P Box ini dikutip oleh Prof. Dr. Ir. Wayan Mangku, M.Sc saat mengawali seminar pakar FMIPA UT. Dengan mengambil tema  [ ... ]